Malang, 29 Agustus 2025 – Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, telah melepas 23 calon wisudawan dalam acara Yudisium Periode Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu,27 Agustus 2025. “Yudisium merupakan pengakuan resmi atas usaha mereka selama kuliah,” tegas Kaprodi, DR. Hery Setyobudiarso, M.Si. Sementara itu, Dosen favorit Candra Dwiratna W, S.T., M.T. menambahkan bahwa mahasiswa “rajin dan enak untuk diajak diskusi”, pada bagian lain wisudawan terbaik Annisa Berliana Dewi mengungkapkan “para dosen sangat kompeten dan selalu terbuka dalam membimbing”. Acara ini menandai pencapaian akademik sekaligus menjadi gerbang menuju dunia profesional bagi lulusan yang telah dibekali kemampuan analisis lingkungan, pengelolaan limbah, dan penguasaan teknologi terkini. Prodi berharap lulusan mampu memberikan solusi inovatif untuk tantangan lingkungan global.

Dalam sambutannya, Kaprodi Teknik Lingkungan, DR. Hery Setyobudiarso, M.Si., menegaskan makna mendalam dari yudisium. Beliau juga menyampaikan kebanggaan atas capaian para wisudawan. “Kami bersyukur, dari 23 mahasiswa yang diyudisium, sebanyak 10 orang lulus dengan predikat Cum Laude (Dengan Pujian). Prestasi tertinggi diraih oleh Annisa Berliana Dewi dengan IPK 3,63,” tambahnya.

DR. Hery juga memaparkan berbagai skill unggulan yang dibekalkan kepada lulusan untuk menjawab tantangan dunia kerja, mulai dari Kemampuan Analisis Lingkungan (AMDAL, kualitas air/udara), Keahlian Pengelolaan Limbah, hingga Penguasaan Teknologi Software Lingkungan dan Kemampuan Komunikasi. “Kami berharap para lulusan tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif dan adaptif terhadap tantangan lingkungan untuk menjamin pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dukungan dan Ikatan Emosional Dosen

Pembelajaran di kelas dan bimbingan skripsi menjadi kenangan yang berkesan bagi para dosen. Candra Dwiratna W, S.T., M.T., salah satu dosen favorit, membagikan kesannya membimbing angkatan ini. “Kesannya, mereka rajin dan enak diajak diskusi. Untuk menguasai mata kuliah yang menantang seperti Satuan Proses, kuncinya adalah rajin masuk kuliah, mengerjakan tugas dengan baik dan tepat waktu, serta mengikuti praktikum,” jelasnya.

Dalam pesannya untuk wisudawan, Ibu Candra menekankan pentingnya belajar terus-menerus. “Terus ikuti perkembangan IPTEK, percaya diri, dan persiapkan diri dengan sertifikasi serta kemampuan bahasa asing untuk menghadapi dunia kerja,” pesannya.

DR. Ir. Hery Setyobudiarso,MSI sedang menyampaikan pengarahan
Photo: Dokumen istimewa

Suara Kebanggaan dari Wisudawan Terbaik

Annisa Berliana Dewi, wisudawan asal Blora dengan IPK 3,63, menyampaikan kebahagiaan dan kesannya selama menempuh pendidikan selama 8 semester di prodi tersebut. “Masa perkuliahan adalah fase terbaik dalam hidup saya. Para dosen sangat kompeten dan selalu terbuka dalam membimbing, serta teman-teman saling mendukung,” kenang Annisa.

Annisa mengungkapkan ketertarikannya pada bidang pengolahan air limbah. “Saya sangat tertarik karena bidang ini memadukan aspek teknik, kimia, dan berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Saya belajar merancang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tepat,” jelasnya tentang keilmuan yang didapat.

Ke depannya, Annisa berencana untuk bekerja di industri atau instansi bidang lingkungan dan mengikuti pelatihan sertifikasi. Ia juga berharap agar prodi terus berkembang dan meningkatkan fasilitas laboratoriumnya. “Semoga Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang terus mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” harap Annisa.

Acara yudisium ini tidak hanya menjadi penutup perjalanan akademik, tetapi juga pembuka jalan bagi para lulusan untuk berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan ilmu yang telah mereka dapatkan.(dr)