MAHASISWA TEKNIK LINGKUNGAN ITN MALANG JUARAI KEJUARAN PENCAK SILAT DI MADURA 2020

Program Studi Teknik Lingkungan ITN Malang sangat mendukung pengembangan prestasi non akademik bagi mahasiswanya. Baru – baru ini, Arlita Melly Dyah Putri D mahasiswa TL angkatan 2019 telah berhasil meraih Juara 2 dalam kejuaraan Pencak Silat Wilayah (Kejurwil) Madura tahun 2020. Event ini diselenggarakan oleh IPSI Kabupaten Sampang yang diikuti oleh 86 kontingen dari seluruh kabupaten yang ada di Madura serta Kabupaten lain yang ada di Jawa Timur. 

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan Prodi kepada Arlita adalah memberikan dispensasi waktu – waktu perkuliahan. Dengan begitu antara akademik dan prestasi olah raga bisa berjalan bersama. Arlita merupakan mahasiswa yang cukup disiplin dalam membagi waktu, sehingga pretasi akademiknya hingga saat ini juga cukup baik.

Pada kejuaraan yang diikuti oleh 580 peserta ini, Arlita berhasil meraih juara 2 setelah mengalahkan lawan lawannya. “ Pada pertandingan kali ini saya  turun pada kelas A Putri Dewasa, dan Alhamdulillah mendapatkan  juara ke-2”,  ungkap Arlita melalui sambungan telepon, minggu (8 Maret 2020) saat mahasiswa semester 2 ini mengabarkan hasil kejuarannya. Kejuaraan Silat kali ini di berlangsung di Kota Sampang Madura, tepatnya di GOR INDOOR Tennis.

Photo: 2 Lita saat bertanding di Sampang

Prestasi ini bukanlah merupakan satu – satunya yang diraih oleh Arlita selama menjadi mahasiswa Teknik Lingkungan. Pada bulan Oktober 2019 yang lalu Arlitajuga meraih Juara 1 pada Kejuaraan Pencak Silat Yogyakarta Nasional Championship-6 di Kota Yogyakarta. Pada kejuaaraan yang diikuti oleh 5.000 peserta tersebut Arlita turun pada cabang fighter kelas A Dewasa Putri.

Seluruh prestasi yang telah diraih mahasiswa asal Probolinggo tersebut adalah buah kegigihannya berlatih mulai kelas 1 SMP. Arlita merupakan Atlet Silat TAPAK SUCI. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Prodi Teknik Lingkungan, yang telah memberikan dispensasi waktu kuliah saat harus mengikuti pertandingan” kata mahasiswa berhijab ini. “Kedepannya saya berharap lembaga dapat memberikan bantuan pendanaan ketika mengikuti pertandingan, syukur – syukur mendapatkan beasiswa” harap cewek asal Probolinggo ini . (dr)

Download PDF

Leave a Comment